header

50 Kru Film Star Trek: Picard Positif Covid-19, Syuting Dipending

Selasa 15-02-2022 / 09:18 WIB


50 Kru Film Star Trek: Picard Positif Covid-19, Syuting Dipending

SINERGIANEWS.com - Meski sempat dianggap sudah aman, proses syuting di masa pandemi yang mengganas ini masih terbilang berbahaya. Buktinya, baru-baru ini produksi serial Star Trek: Picard harus berhenti total karena ada 50 orang kru yang terjangkit Covid-19.

Dilansir dari Collider, Sabtu (8/1/2022), pada 3 Januari kemarin 50 orang kru produksi Star Trek: Picard dinyatakan positif Covid-19 pascaliburan tahun baru. Karena tak ingin melanjutkan proses syuting hanya dengan 80% personel, dan melihat situasi yang tampak masih rawan, serial televisi ini pun terpaksa berhenti syuting sementara.

Baca juga: Samsung Galaxy S21 FE 5G Meluncur: Smartphone Flagship untuk Penggemar Galaxy

Jatuh ke dalam lubang ketidakpastian, Star Trek: Picard bukan satu-satunya proyek industri hiburan yang kini harus diistirahatkan. Serial NCIS, saudara satu saluran Star Trek: Picard, juga belum lama ini harus mandek syuting karena menyebarnya varian baru di belahan bumi bagian barat.

Bahkan acara-acara sekelas Grammy Awards dan Sundance Film Festival pun terpaksa harus diundur dan/atau berlanjut di ruang virtual. Sedangkan kawasan Broadway harus menutup banyak panggung dan membatalkan beberapa pertunjukan besar mereka seperti drama musikal The Music Man dan American Utopia karena Omicron yang tak terduga.

Baca juga: Sinopsis Drama Tiongkok Begin Again, Nonton Sub Indo di VIU

Star Trek: Picard merupakan sebuah serial sekuel dan spin-off dari Star Trek: The Next Generation yang tayang di tahun 80-an silam. Dalam serial modern ini, penggemar Star Trek dibawa mengikuti kisah Jean-Luc Picard pasca pensiunnya dari Starfleet yang sejatinya tak damai-damai amat dan harus sering berurusan dengan panggilan tugas tak terduga.

Dibintangi aktor legendaris Sir Patrick Stewart serta diramaikan Alison Pill, Isa Briones, dan masih banyak lagi, serial ini baru mengeluarkan musim pertama yang ditutup Maret 2020 lalu.

Sumber:

BERITA TERKAIT